Penyebab bau Mulut Serta Cara Menghilangkan Bau Mulut

Penyebab bau Mulut Serta Cara Menghilangkan Bau Mulut - Inilah update terkini seputar Penyebab bau Mulut Serta Cara Menghilangkan Bau Mulut, Bau mulut merupakan hal yang paling tidak mengenakan bagi kita semua, bau mulut membuat kita merasa tidak PD untuk berbicara dengan lawan bicara, sebelum blog info memberikan cara menghilangkan bau mulut sebaiknya anda mengetahui apa saja yang menyebabkan bau mulut.


Penyebab bau Mulut

1. Bakteri
Penyebab utama mulut berbau adalah dari bakteri yang berkembang biak di dalam mulut. Bakteri ini hidup dan berkembang biak dengan menggunakan surplus makanan yang tidak dibersihkan dari gigi. Kemudian bakteri ini mengeluarkan hasil ekskresi yang terdiri dari asam dan juga sulfur (Volatile Sulfur Compounds-VSCs) yang menyebabkan bau kurang enak.

Kebanyakan bakteri ini bersifat anaerob (hidup tanpa oksigen). Oleh sebab itulah kebanyakan bakteri ini hidup di daerah yang susah dibersihkan seperti celah-celah gigi, celah-celah kantong gusi, di bawah plak yang melekat pada gigi, di karang-karang yang menempel di saku gusi dan juga di celah-celah rekahan pada lidah . Daerah terlindung ini juga susah mendapat pasokan oksigen.

Ketika Anda mendapatkan flu, alergi, obat atau perubahan hormon, ingus Anda akan menjadi kental. Hingus yang pekat ini akan meleleh ke bagian belakang lidah atau di amandel Anda dan melekat disitu (post-nasal drip). Ia juga menjadi tempat persembunyian yang ideal untuk bakteri bersembunyi.

Jika Anda memiliki masalah gusi dan tulang gigi yang kronis (periodontal disease), juga menyebabkan mulut Anda berbau. Penyakit ini menyebabkan tulang gigi Anda menurun dan mengakibatkan kantung gusi Anda dalam dan susah dibersihkan tanpa bantuan dokter gigi. Poket yang dalam ini juga memang tempat bagi bakteri anaerob berkembang biak.

2. Mulut kering karena kekurangan air liur

Air liur adalah bahan pembilas mulut alami. Ia membilas mulut Anda sepanjang waktu dan dengan ini secara tidak langsung membuang potongan kecil makanan (food debris) dari permukaan licin gigi. Selama tidur, prembesan air liur adalah kurang. Sebab itulah kita mendapat bau mulut yang kurang enak saat bangun dari tidur. Selian itu, kurangnya sekresi air liur menyebabkan air liur menjadi kental, susah untuk membilas mulut, sehingga kurang oksigen dan menyebabkan bakteri anaerob di dalam mulut. Bayangkan sepanjang hari air liur di dalam mulut adalah kurang. Tentunya mulut kita berbau sepanjang waktu.

Penyebab kekurangan air liur

- mereka yang bernapas melalui mulut (mouth breather): angin yang dihasilkan akan mengeringkan mulut
- berbicara terlalu banyak (misalnya mereka yang bekerja sebagai guru, salesman etc): ini akan mengurangi aliran / sekresi air liur
- berpuasa: mengurangi sekresi air liur
- konsumsi obat untuk penyakit darah tinggi, antihistamine, penghalang selera makan etc: efek samping dari konsumsi obat-obatan tersebut
- konsumsi minuman alkohol: mengeringkan mulut
- penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol: mengeringkan mulut
- kekurangan air dalam tubuh (dehydration): mengurangi aliran air liur
- stress: mengurangi aliran air liur

Bagaimana cara Anda mengetahui masalah bau mulut?

Agak susah untuk diri sendiri mengetahui yang dirinya memiliki masalah mulut berbau karena diri sendiri telah terbiasa dengan bau mulut. Cara yang paling efektif adalah dengan bertanya kepada mereka yang erat dengan diri Anda seperti suami, istri, teman dekat, orang tua atau anak-anak. Janganlah merasa kecil hati ketika di tegur oleh orang yang dekat dengan Anda sebaliknya Anda harus berterima kasih karena Anda dapat mengambil langkah selanjutnya untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, ada juga sejenis alat yang digunakan oleh dokter gigi (halimeter) untuk mengukur kadar sulfur di dalam napas pasien.


Cara Menghilangkan Bau Mulut

1. Membersihkan gigi setiap hari

Pastikan Anda menyikat dan juga menggunakan benang benang dengan benar setiap hari karena ini akan menghilangkan bakteri dan juga sisa makanan yang digunakan oleh bakteri untuk hidup. Dengan ini bakteri tidak akan menghasilkan sulfur yang menyebabkan mulut Anda berbau. Pastikan juga Anda tidak terburu-buru menyikat dan flos gigi Anda karena itu tidak akan menghilangkan semua bakteri tersebut. Ambillah waktu paling kurang 2 atau 3 menit untuk menyikat gigi Anda. Jangan lupa untuk menggunakan benang benang karena menyikat gigi tanpa menggunakan benang benang seperti Anda membersihkan 70% saja gigi Anda .. sisanya masih kotor.

2. Membersihkan lidah setiap hari

Banyak yang lupa untuk membersihkan lidah saat menggosok gigi. Ingatlah bahwa banyak bakteri bersembunyi di celah pada lidah dan juga di bagian belakang lidah. Anda bisa membersihkan lidah dengan menggunakan pembersih lidah (tongue cleaner). Ada juga sikat gigi jenis memiliki pembersih lidah di belakang kepala sikat gigi. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan sikat gigi yang lembut untuk menyikat lidah Anda secara perlahan dengan menggerakkan sikat dari belakang lidah ke bagian depan berulang kali hingga bersih.

3. Minumlah air

Anda memang disarankan untuk meminum air paling kurang 2L sehari. Adalah lebih baik jika Anda mengisi air di dalam botol dan selalu meneguk air dengan sering sepanjang hari. Dengan ini mulut Anda akan selalu dibasahi air sepanjang hari. Untuk mereka yang mengalami masalah kekeringan mulut karena obat atau mereka yang selalu berbicara, cara ini paling bagus untuk memastikan mulut Anda selalu berair. Minum air dapat merangsang produksi air liur, membilas sisa sisa makanan pada gigi, dan juga melembabkan mulut yang membuatnya kurang sesuai untuk di diami oleh bakteri anaerob.

4. Hindari guna pencuci mulut yang memiliki alkohol

Banyak yang mengira bahwa dengan menggunakan pencuci mulut, bau nafas akan menjadi segar dan tidak berbau tetapi mereka tidak mengobati penyebab sebenarnya mulut mereka berbau jadi cara ini hanya bersifat sementara. Dan jika menggunakan obat kumur yang memiliki alkohol, ia dapat menyebabkan kekeringan di dalam mulut yang mendorong pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau mulut. JIka ingin menggunakan obat kumur, pastikan ia tidak mengandung alkohol.

5. Mengunyah permen karet tanpa gula

JIka Anda tidak dapat menggosok gigi setelah makan (terutama makan siang atau snack), Anda bisa mengunyah permen karet tanpa gula. Dengan mengunyah permen karet, sisa-sisa makanan bisa dibersihkan dan produksi air liur akan di rangsang.

6. Memeriksa gigi Anda jika ada tanda-tanda penyakit gusi dan tulang (gingivitis, periodontal problem)

Penyakit gusi (periodontal problem) adalah disebabkan infeksi pada gusi dan juga pada ligamen yang memegang gigi. Ini menyebabkan poket gusi menjadi dalam dan bakteri suka bersembunyi di situ. Di antara tanda-tanda penyakit gusi adalah:

- gusi yang bengkak dan merah
- gusi yang senang berdarah saat disentuh
- gusi yang sakit
- nanah keluar dari gusi yang bengkak
- gigi bergoyang
- gigi sensitif
- sakit pada gigi ketika mengunyah
- ada karang gigi (lapisan keras yang berwarna kehitaman atau kekuningan di leher-leher gigi)

Dokter gigi dapat mengobati penyakit gusi dan membersihkan gigi Anda dari plak dan karang gigi dan ini selanjutnya dapat menghilangkan bau pada mulut Anda.

7. Berjumpalah dengan dokter gigi untuk pemeriksaan paling kurang setahun sekali